Pencarian global tidak diaktifkan.
Lewati ke konten utama

Entri blog oleh Bahuwirya Winarno

8 Alasan Self-Improvement Bisa Menunjang Karirmu

8 Alasan Self-Improvement Bisa Menunjang Karirmu

Sejak kecil kita dituntut untuk berhasil dalam bidang akademik, fokus dalam meraih nilai yang tinggi dan lulus dalam berbagai tes. Kemudian, di bangku kuliah, pembelajaran lebih fokus lagi ke arah pendidikan akademik. Namun, bagaimana dengan aspek seperti self-improvement dan juga personal development yang juga penting dalam kehidupan manusia?


Terkadang kita tidak menyadari betapa pentingnya self-improvement. Kekurangan yang sering muncul terkadang hanya kita tutupi. Kita menolak untuk menghadapinya atau hanya fokus pada kelebihan yang sudah ada saja tanpa berusaha lebih untuk memperbaiki kekurangan diri sendiri. Semakin jauh kita pergi, akan semakin dalam kubur yang kita gali, karena pasti akan ada waktu yang datang di mana semua kekurangan kita akan menumpuk dan menyebabkan berbagai masalah. 


Jadi apa yang bisa kita lakukan? Kita bisa mulai dengan menyadari dan menilai pikiran, emosi, dan respon diri terhadap keputusan untuk membuat self-improvement.


Berikut alasan mengapa self-improvement itu penting dalam karir yang dirangkum dari Sedikides dan Hepper (2009):


1. Meningkatkan Kesadaran Diri Sendiri
Pastinya kamu pernah mengalami momen ini, masalah kamu belum selesai, tapi kamu menghabiskan banyak waktu untuk mengenal orang lain dan membantu menyelesaikan masalah orang lain. Padahal jika kamu mencoba untuk mengenali diri sendiri lebih dalam lagi, pasti kamu juga bisa menyelesaikan masalah diri sendiri. 


Self-improvement bisa meningkatkan kesadaran diri, karena mengenal diri sendiri adalah langkah pertama dari pengembangan diri. Dengan lebih mengenali diri sendiri, kita bisa melakukan introspeksi dan merencanakan perubahan yang perlu dilakukan demi memperbaiki kebiasaan buruk yang selama ini sering dilakukan.


2. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Self-improvement bisa meningkatkan kepercayaan diri dengan mengenali kelebihanmu. Baik dalam hal kepribadian atau karir, mengetahui kelebihanmu itu penting dalam segala aspek hidupmu.

Kamu juga bisa lebih mengenal apa yang kamu cari dan potensi yang kamu miliki. Dengan mengetahui kelebihan diri sendiri, kamu bisa menemukan jejak karir yang kamu inginkan dan cara mewujudkannya.Karena kamu hanya bisa mewujudkan apa yang kamu inginkan ketika kamu sudah tahu apa yang kamu mau. 


3. Mengatasi Kelemahan

Selagi kita mengidentifikasi kelebihan sebagai aspek penting dalam self-improvement, penting juga bagi kita untuk mengetahui apa saja kelemahan diri. Tidak perlu malu untuk mengakui bahwa ada hal-hal yang menjadi kelemahan, justru itulah yang dapat menjadi area yang bisa kita tingkatkan. 

Tujuan dari mengembangkan diri adalah melihat apa saja yang bisa kita raih, walaupun kita memiliki kelemahan. Terimalah kelemahanmu, lalu identifikasi bagaimana kelemahanmu bisa terbentuk dan buatlah strategi untuk mengatasi kelemahan tersebut.


Hal ini tidaklah mudah, tetapi bukan tidak mungkin. Biarkan perjalanan self-improvement-mu mengubah kelemahan menjadi kelebihan dalam hidup dan karirmu.


4. Keluar dari Zona Nyaman

Zona nyaman bisa menjadi tempat yang berbahaya loh. Memang terasa nyaman, tetapi dari zona nyaman kamu bisa membentuk stagnasi yang menghambat pertumbuhanmu.

Self-improvement mengharuskan kamu keluar dari zona nyaman terlebih dahulu. Kamu jadi harus menghadapi ketakutanmu, mencoba hal baru, mengambil risiko dan menantang diri sendiri. Pastinya akan ada waktu dimana kamu baru tahu kalau kamu bisa melakukan beberapa hal yang tidak pernah kamu kira sebelumnya. Ada juga masanya dimana kamu sadar kalau kamu tidak berhasil dalam suatu bidang. Tapi, semua ini harus kamu lalui, karena kamu jadi tahu area kekurangan kamu yang baru. Di sinilah kamu harus memotivasi diri sendiri untuk tidak pernah menjadi nyaman dalam lingkungan tertentu, karena seperti pepatah bilang, hidup baru mulai di luar zona nyamanmu.


5. Meningkatkan Kesehatan Mental

Salah satu hal yang paling penting dalam self-improvement adalah dampak positifnya terhadap kesehatan mental. Dengan mengembangkan diri, kamu bisa lebih mengenal diri sendiri seperti pikiranmu dan emosimu dengan lebih efektif. Kamu bisa mulai memahami mengapa kamu merasakan beberapa jenis emosi dan bagaimana kamu menghadapinya.

Seseorang yang tidak memiliki self-awareness dan tidak fokus dalam mengembangkan diri sendiri akan kesulitan dalam mengontrol reaksinya yang akan memicu stres dan kecemasan.


6. Memperbaiki Hubungan

Ketika kita berusaha mengembangkan diri, ini juga berarti memperbaiki hubungan dengan orang sekitar. Sebagai contoh, jika awalnya kita kesulitan dalam mengontrol emosi dan terkadang kita melukai orang lain secara tidak sadar, setelah kita mengembangkan diri, kita jadi tahu bagaimana cara mengontrol emosi dan mengkomunikasikannya dengan orang lain, sehingga tidak ada pihak yang akan terluka dan hubungan akan menjadi lebih baik.

Kunci dalam menghadapi konflik dan membangun hubungan yang berarti adalah dengan memperbaiki diri terlebih dahulu.


7.Meningkatkan Motivasi

Bayangkan ketika kamu memanjat tebing. Semakin banyak kesulitan yang kamu alami akan memotivasi kamu untuk memanjat lebih tinggi lagi. Sama halnya dengan self-improvement. Semakin banyak ketakutan dan kelemahan yang kamu atasi, akan memotivasi kamu untuk terus melanjutkan self-improvement yang telah kamu jalani.

Self-improvement dan motivasi selalu berjalan beriringan. Ketika kamu melihat diri sendiri sebagai orang yang tumbuh dan berkembang, kamu akan dipenuhi dengan optimisme dan hal tersebut akan mendorongmu untuk melakukan lebih.


8. Menanamkan Self-love

Peningkatan dalam self-improvement akan membawamu pada self-love. Dengan melihat dirimu tumbuh setiap harinya kamu juga membangun kepercayaan diri. Banyak yang bilang kalau kamu mencintai diri sendiri kamu tidak boleh berubah, tapi bukan begitu sebenarnya. Self-improvement bukan untuk merubah diri kamu karena rasa frustrasi, tapi lebih kepada mengatasi berbagai rintangan yang mungkin membuat kamu berhenti dalam meraih potensi diri yang lebih besar lagi.

Jadi tidak peduli apakah kamu seorang pensiunan berusia 65 tahun, atau seorang fresh graduate yang baru saja memulai karir, ingat bahwa kamu akan selalu belajar dan berkembang untuk dirimu sendiri.


Nah, selagi bahas tentang self-improvement, yuk coba tambahkan lagi kelebihanmu dengan mengikuti pelatihan yang ada di Jejakarir.com!


  • Share

Reviews

Tampilkan komentar
1 2 3